Hal Penting Perlu Diketahui sebelum Mengonsumsi Paracetamol

Ketika tubuh mengalami kondisi kurang enak badan atau sakit maka pasti kebanyakan orang akan segera mencari obat untuk menyembuhkannya. Tentunya pemilihan obat ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pemilihan obat tersebut harus disesuaikan dengan jenis dan juga gejala penyakit yang dialami.

Salah satu jenis obat yang paling populer di kalangan orang umum adalah paracetamol. Pastinya kamu juga sudah tidak asing lagi dengan obat jenis paracetamol ini. Atau malah mungkin kamu juga seringkali mengonsumsi obat ini ketika rasa sakit mendera. Sekarang ini sendiri sudah banyak  orang yang menggunakan paracetamol ini ketika terasa sakit pada tubuh.

Namun yang kemudian menjadi pertanyaan berikutnya adalah: sudah tepatkah  pemberian paracetamol tersebut? Mengingat masih banyak orang yang kemudian memberikan sembarangan paracetamol tersebut ketika terasa sakit. Tidak peduli apakah jenis sakit yang dirasa memang cocok utnuk jenis obat tersebut atau malah sebaliknya.

Padahal sudah bisa dipastikan bahwa keliru dalam pemberian obat pastinya akan memberikan efek samping yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Untuk itulah, ada baiknya guna mengetahui lebih mendetail tentang paracetamol. Supaya lebih tepat dalam penggunannya. Berikut ini penjelasan lebih mendetailnya.

Fungsi Paracetamol

Membahas tentang obat paracetamol tanpa membicarakan fungsi yang dimiliki akan terasa janggal. Soalnya ketika kamu membicarakan obat maka pastinya fungsi yang dimiliki oleh obat tersebut adalah yang paling ingin diketahui pertama kali.

Hal tersebut termasuk juga untuk obat paracetamol ini. Ada baiknya bagi kamu sebelum mengonsumsi obat paracetamol ini maka mengetahui berbagai fungsi di dalamnya. Lantas apa saja sih, fungsi dari paracetamol ini? Berikut ini beberapa jawaban yang perlu kamu tahu lho.

 1. Untuk Menurunkan Demam

Kondisi demam pastinya adalah hal yang sangat merepotkan bagi setiap orang. Terutama untuk anak-anak yang seringkali menjadi rewel ketika demam menyerang mereka. Ketika sudah terjadi kondisi tersebut maka pastinya segala cara dilakukan untuk menurunkan demam tersebut. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian paracetamol ini.

Alasannya adalah karena paracetamol diketahui memiliki kandungan untuk menurunkan gejala demam yang dialami oleh seseorang. Namun dengan catatan bahwa demam tersebut sudah membuat si penderita mengalami suhu tubuh yang sangat tinggi. Jika suhu tersebut sudah dipastikan tinggi barulah kemudian pemberian paracetamol ini menjadi ada arti dan fungsinya.

2. Untuk Meredakan Rasa Nyeri

Tidak hanya berhenti pada demam saja karena paracetamol ini juga berfungsi untuk bisa meredakan rasa nyeri pada tubuh. Seperti yang diketahui bahwa rasa nyeri ini seringkali muncul pada tubuh tanpa bisa diduga kapan datangnya. Sebut saja seperti rasa sakit kepala, rasa sakit gigi hingga masih banyak rasa sakit nyeri yang lainnya.

Apabila rasa nyeri tersebut sudah mulai menganggu aktivitas sehari-hari kamu maka segeralah mengonsumsi obat paracetamol. Nantinya paracetamol inilah yang akan meredakan rasa nyeri tersebut hingga kemudian sembuh. Tentunya dengan catatan bahwa rasa nyeri tersebut masih tergolong ringan dan tidak tergolong berat. Contoh nyeri yang tergolong berat adalah rasa nyeri yang ditimbulkan setelah efek operasi besar.

3. Bisa Meredakan Flu

Mengalami kondisi flu atau pilek pastinya sangat memberatkan keseharian kamu. Segera sembuhkan kondisi flu tersebut dengan memberikan obat paracetamol. Mengapa harus paracetamol? Karena perlu diketahui bahwa paracetamol ini adalah bahan utama dari obat flu atau pilek yang beredar bebas di pasaran

Efek Samping Paracetamol

Menjelaskan tentang manfaat atau fungsi dari paracetamol pastinya membuat banyak orang yang semakin bernafsu untuk mengonsumsinya. Namun segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan maka pastinya akan memberikan efek samping yang tidak baik. Hal yang sama juga berlaku untuk paracetamol. Sebelum kamu mengonsuminya secara berlebihan, maka ada baiknya mengetahui apa saja efeknya sampingnya seperti berikut.

– Munculnya Demam

Ternyata efek samping pertama yang dimunculkan oleh parasetamol adalah munculnya demam. Kondisi demam ini tentunya akan mempengaruhi kondisi badan secara keseluruhan. Guna menghindarinya maka penting sekali untuk membatasi penggunaan paracetamol ini.

– Muncul Ruam Kulit

Munculnya ruam kulit seringkali dihubungkan dengan kebiasaan jorok seseorang. Padahal pada kenyataannya, tidak semua ruam kulit adalah penyebab tersebut. Ada beberapa kasus ruam kulit disebabkan karena konsumsi paracetamol yang terlalu berlebihan. Biasanya ruam kulit yang merupakan efek samping paracetamol ini akan menyebabkan efek gatal yang cukup menganggu.

– Tubuh yang Sakit

Efek samping yang paling jelas dari paracetamol ini adalah memberikan efek tubuh yang merasa sakit. Sakit bisa ditandai dengan munculnya sariawan di mulut, tenggorokan yang terasa sakit hingga punggung yang terasa nyeri. Pada beberapa korban akan merasakan mual yang sangat parah dan juga kehilangan nafsu makan.

Di titik yang paling parah adalah membuat urine menjadi berwarna tidak wajar dan bahkan mengeluarkan darah. Jika sudah sampai di titik itu maka sebaiknya hentikan penggunaan paracetamol tersebut. selain itu, segera hubungi dokter ataupun pihak medis terdekat untuk meminta pertolongan. Soalnya jika tidak segera mendapatkan pertolongan maka ditakutkan berbagai kemungkinan terburuk bisa saja terjadi kepada si korban.

Ibuprofen Vs Paracetamol

Jika menyebut obat pereda rasa nyeri dan juga penurun demam maka akan ada dua kubu yang terbelah. Sebagian kubu mengandalkan ibuprofen, sebagai obat terbaiknya. Sedangkan kubu sisanya akan menyarankan untuk mengonsumsi paracetamol. Perdebatan ini pastinya menimbulkan mana yang lebih baik antara ibuprofen dan paracetamol. Jawaban tersebut hanya bisa ditemukan dengan membandingkan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh kedua obat tersebut.

Kelebihan Paracetamol

  • Kelebihan pertama yang dimiliki oleh paracetamol adalah kemampuannya dalam meredakan nyeri yang dirasakan tubuh. Baik rasa nyeri seperti sakit kepala hingga sakit gigi.
  • Kelebihan berikutnya adalah berfungsi ampuh untuk menurunkan demam yang dirasakan seseorang Tidak heran apabila kemudian mereka yang menderita demam akan mengandalkan paracetamol sebagai obatnya.
  • Sedangkan kelebihan terakhir yang dimiliki oleh paracetamol ini adalah cocok dan juga aman diberikan pada ibu hamil. Tentunya asalkan tidak berlebihan dosisnya.

Kekurangan Paracetamol

  • bisa menyebabkan alergi pada penggunannya. Untuk itulah, dosis pemberiannya mesti diperhatikan dengan sangat baik.
  • Mengurangi nafsu makan juga bisa diderita oleh mereka yang mengonsumsi paracetamol ini. Bahkan ada beberapa yang kemudian merasa mual hingga muntah.
  • Sedangkan untuk kekurangan terakhirnya adalah paracetamol ini sendiri sangat tidak cocok diberikan untuk penderita penyakit diabetes.

Kelebihan Ibuprofen

  • Kelebihan pertama yang dimiliki oleh obat ibuprofen ini adalah kemampuannya dalam mengatasi bukan hanya demam tapi juga flu secara bersamaan.
  • Rasa sakit nyeri yang terjadi pada tubuh juga bisa diatasi dengan pemberian ibuprofen ini. Tentunya dengan pemberian dosis yang tepat dan juga cukup.

Kekurangan Ibuprofen

  • Kekurangan pertama yang dimiliki oleh ibuprofen ini adalah ternyata obat ini sangat tidak cocok diberikan untuk kamu yang memiliki riwayat penyakit jantung. Soalnya pemberian ibuprofen ini ditakutkan akan memperburuk kondisi penyakti jantung tersebut.
  • Kekurangan terakhir dari ibuprofen adalah obat ini sangat tidak cocok diberikan ibu yang sedang dihamil. Ditakutkan pemberian ibuprofen ini akan menimbulkan keguguran hingga cacat pada janin di dalam kandungan.
  • Mengetahui kekurangan dan juga kelebihan yang dimiliki oleh paracetamol hingga ibuprofen pastinya lebih memudahkan kamu untuk menentukan pilihan. Apakah kamu akan mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen? Manapun yang dipilih, pastikan sudah sesuai dengan kebutuhan kamu.

Alergi Paracetamol

Tiap jenis obat terkadang memiliki dampak yang berbeda-beda bagi setiap orang. Obat yang seharusnya memberikan efek positif yaitu menyembuhkan malah kemudian memberikan efek alergi. Lalu kenapa bisa muncul alergi ini?

Ternyata alergi ini disebabkan karena setiap orang memiliki sistem imun yang berbeda-beda. Bagi seseorang yang tidak memiliki alergi maka mengonsumsi obat paracetamol tidak akan terjadi masalah. Cerita akan menjadi lain bagi kamu yang ternyata memiliki alergi.

Bisa dipastikan bahwa imun akan memberikan efek samping yang berbeda pada tubuh. Untuk gejalanya sendiri, ada beberapa gejala yang mesti diwaspadai. Sebut saja seperti munculnya bentol-bentol pada bagian lengan.

Tidak berhenti sampai di situ saja karena gejala berikutnya yang akan muncul adalah ruam kemerahan pada kulit yang diikuti dengan pada bagian mata yang terasa sangat gatal. Jika semua gejala tersebut ternyata muncul maka besar kemungkinannya bahwa kamu mengalami alergi paracetamol.

Jelas saja bahwa alergi paracetamol ini pastinya akan sangat merugikan dan membuat banyak orang ingin menyembuhkannya. Untungnya, ada beberapa cara menyembuhkan alergi paracetamol ini.

1. Mulai Berhenti Mengonsumsi Obat Paracetamol

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengobati alergi Paracetamol tentunya adalah dengan mulai berhenti mengonsumsi obat paracetamol. Karena apabila sudah tahu memiliki alergi tapi kamu tetap melanjutkan mengonsumsi obat paracetamol ini maka bisa dipastikan hanya akan memperparah kondisi alergi tersebut. Jadi sebaiknya mulai dihentikan.

2. Minum Anthistamin

Cara kedua yang berguna untuk mengobati alergi ini adalah dengan minum obat antihistamin. Tenang saja, karena jenis obat yang satu ini dijual bebas di pasaran. Jadi kamu tidak perlu bingung untuk mencarinya.

3. Suntik Epinefrin

Terkadang kondisi alergi paracetamol bisa sangat parah diawal-awal kemunculannya. Supaya tidak semakin parah maka dibutuhkan pertolongan pertama dari kondisi tersebut.

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan suntikan epinefrin seperti yang satu ini. Dengan melakukan suntikan ini maka bisa menstabilkan tekanan darah yang tinggi ketika sedang terjadi alergi tersebut.

Dosis Maksimal Paracetamol

Tentunya alergi paracetamol seperti yang di atas tidak muncul secara tiba-tiba. Beberapa memang ada yang disebabkan karena imun yang tidak cocok tapi sebagian yang lain disebabkan karena dosis paracetamol yang berlebihan. Supaya tidak terjadi hal tersebut maka penting sekali untuk memperhatikan dosis paracetamol agar tetap di tahap aman.

Contohnya untuk orang dewasa maka batas dosis aman paracetamol adalah 325-650 mg setiap 4 sampai 6 jam. Sedangkan untuk mereka yang masih anak-anak maka batas dosis aman paracetamol adalah sekitar 10-15 mg per pemberiannya. Atau maksimal sekali pemberian obat paracetamol ini adalah empat kali dalam satu hari.

Pastikan bahwa kamu tidak melanggar batas dari dosis maksimal dari paracetamol tersebut. Soalnya bisa dipastikan apabila dilanggar hanya akan mendatangkan kerugian saja.

Cara Kerja Paracetamol

Sebagai obat yang diandalkan banyak orang ketika mengalami sakit maka pastinya banyak yang penasaran dengan cara kerja obat ini. Tak ubahnya jenis obat yang lain maka paracetamol juga memiliki cara kerja dalam menghambat atau bahkan menghilangkan sebuah penyakit yang sedang didera.

Bagi kamu yang tidak tahu, cara kerja dari paracetamol ini adalah dengan menghambat produksi prostaglandin di tubuh. Perlu diketahui bahwa prostaglandin inilah yang merupakan pemicu pada tubuh seseorang. Soalnya keberadaan prostaglandin inilah yang dapat meningkatkan suhu tubuh seseorang hingga kemudian terjadilah demam.

Nantinya dengan menggunakan paracetamol maka akan menghambat prostaglanding ini dan bahkan menghilangkannya. Asalkan dosis masih tepat dan tidak berlebihan maka paracetamol ini akan menyembuhkan demam dan nyeri yang diderita di tubuh.

Struktur Paracetamol

Jika ternyata cara kerja dari paracetamol ini masih belum cukup memuaskan kamu maka tidak ada salahnya mengetahui strukturnya. Seperti senyawa kimia lainnya maka paracetamol juga memiliki strukturnya tersendiri.

Struktur yang menyusun paracetamol adalah menggunakan rumus C8H9NO2. Untuk titik leburnya sendiri adalah 169 derajat celcius dengan masa molar yaitu 151,63 g/mol. Tentunya dengan penggambaran yang akan jauh lebih mendetail nantinya.

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Paracetamol?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa obat paracetamol ini sendiri tergolong aman untuk ibu yang hamil. Namun kekhawatiran tidak berhenti sampai di situ saja. Karena bagaimana dengan ibu yang sedang menyusui? Apakah akan tetap aman atau malah sebaliknya?

Setiap ibu pastinya khawatir apabila apa yang dikonsumisnya bisa memberikan dampak buruk pada buah hatinya. Termasuk ketika mengonsumsi obat paracetamol. Padahal seperti yang diketahui bahwa ketika sakit kepala sedang muncul maka pastinya ingin segera diobati. Salah satu cara tercepatnya adalah dengan mengonsumsi obat paracetamol ini.

Untungnya, obat paracetamol ini sendiri tergolong aman dikonsumsi untuk ibu yang sedang proses menyusui si kecil. Hal ini seperti yang diungkapkan langsung oleh WebMD yang mengatakan bahwa paracetamol ini tidak memiliki efek samping yang berbahaya untuk ibu yang sedang menyusui.

Meski begitu, setiap ibu menyusui yang ingin mengonsumsi paracetamol maka tidak bisa mengonsumsinya secara sembarangan. Penting sekali untuk memperhatikan cara terbaik mengonsumsinya yaitu sebaiknya dikonsumsi setelah makan besar.

Selain itu, usahakan juga untuk jangan berlebihan dan jangan memakan dua butir sekaligus dalam sekali waktu. Soalnya hal ini ditakutkan akan memberikan efek samping buruk pada ibu dan anak yang sedang proses menyusui. Sedangkan langkah terakhir yang sebaiknya dilakukan oleh setiap ibu yang menyusui adalah dengan meminta resep dari dokter.

Terutama bagi para ibu menyusui yang ternyata memiliki riwayat penyakit bawaan. Ditambah dengan meminta resep ke dokter akan membawa banyak sekali keuntungan. Terutama mengetahui dosis yang paling tepat ketika ingin mengonsumsi paracetamol tersebut.

Apalagi kalau bagi kamu yang ingin mengonsumsi paracetamol tersebut bersama dengan jenis obat lainnya. Sudah bisa dipastikan bahwa meminta resep ke dokter maka akan memberikan rasa lebih aman dan nyaman bagi ibu yang sedang menyusui.

Dengan semua penjelasan di atas pastinya membuat kamu lebih paham tentang hal penting apa saja yang perlu diketahui sebelum mengonsumsi paracetamol. Jadi nantinya kamu tidak lagi sembarangan dalam mengonsumsi paracetamol ini.

Baik itu untuk menghindari alergi dari obat ataupun overdosis paracetamol yang pastinya akan mendatangkan kerugian daripada mendatangkan manfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *