Mengenal Sejarah Wali Songo yang Menyebarkan Islam di Nusantara

THANKSGIVING | Berstatus sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di Indonesia tentunya didapatkan dengan sekali sekejap mata. Pastinya dibutuhkan proses dan sejarah panjang di baliknya. Salah satunya adalah peranan dari Wali Songo yang tidak bisa dipandang sebelah mata begitu saja. Bukan tanpa alasan karena Wali Songo yang menjadi sosok sentral penyebaran agama Islam di nusantara khususnya di Pulau Jawa.

Seperti yang diketahui bahwa pada masa lampau di Indonesia para warganya lebih banyak menganut agama Hindu ataupun Budha. Hal tersebut tidak lepas dari Kerajaan yang berada di nusantara memang masih bersentral pada agama tersebut.

Tentunya para Wali Songo membuthkan perjuangan yang panjang dalam menyebarkan agama Islam ini di nusantara. Termasuk menghadapi berbagai penolakan dari masyarakat yang memang tidak ingin agama Islam disebarkan di daerah mereka.

Berbagai perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh Wali Songo pastinya menjadi pelajaran penting tersendiri. Terutama bagi kamu yang beragam Islam tentunya penting sekali mempelajari dan mengetahui sejarah lebih mendalam dari Wali Songo ini. Berikut ini penjelasan lebih mendetailnya.

Sejarah Wali Songo

Sejarah penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh Wali Songo sendiri dimulai pada abad ke 14. Seperti yang diketahui bahwa pada abad ke-14 tersebut, nusantara lebih banyak dipenuhi dengan kerajaan yang berbasis agama Hindu atau Budha. Tidak heran apabila kemudian kebanyakan masyarakat di Indonesia memeluk dua agama tersebut.

Namun kehadiran Wali Songo kemudian menjadi penanda sekaligus awal dari akhir dominasi agama Budha dan juga Hindu di nusantara. Dengan perlahan dan juga cerdik, Wali Songo mengenalkan agama Islam ke masyarakat. Para Wali Songo sadar bahwa mengenalkan agama Islam ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan ataupun secara paksaan.

Untuk itulah, kemudian para Wali Songo lebih memilih untuk menyebarkan agama Islam dengan jalan melalui seni. Hal tersebut dapat terlihat langsung dari para Wali Songo yang menyebarkan agama Islam dengan cara memanfaatkan seni budaya yang ada di nusantara.

Sebut saja seperti seni budaya wayang, lagu hingga masih banyak lainnya. Semuanya diselipkan dengan kisah dan ajaran yang ada di dalam agama Islam. Nyatanya cara tersebut terbukti ampuh untuk menarik perhatian para warga dan juga masyarakat sekitar tentang agama Islam.

Hingga kemudian banyak orang yang lantas berbondong-bondong untuk memeluk agama Islam. Para Wali Songo ini sendiri seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya memang memusatkan menyebarkan ajaran agama Islam di Pulau Jawa. Sedangkan untuk detailnya sendiri adalah tiga wilayah yang menjadi sentral utama penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh para Wali Songo.

Tiga daerah tersebut adalah daerah Jawa Timur, Jawa Barat hingga Jawa Tengah. Untuk daerah Jawa Timur maka dakwahnya berpusat di Surabaya, Gresik, Lamongan hingga Tuban. Sedangkan untuk daerah Jawa Barat maka berpusat di daerah Cirebon. Lalu untuk wilayah Jawa Tengah maka berpusat di daerah Demak, Kudus hingga Muria. Berhasilnya tiga daerah menjadi tolak ukur keberhasilan para Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam.

Meskipun tidak bisa dipungkiri juga bahwa masih banyak ahli agama Islam lainnya yang juga ikut menyebarkan agama Islam di Jawa. Namun para Wali Songo memang menjadi pencetus dan juga simbolnya. Tidak heran apabila kemudian banyak orang yang lebih mengingat tentang Wali Songo ini.

Nama Wali Songo dan Urutannya

Dari namanya saja yaitu Wali Songo maka pastinya semua orang sudah tahu bahwa para wali ini berjumlah sembilan. Namun meski begitu ternyata masih banyak orang yang belum tahu detail tentang sembilan wali tersebut. Hal tersebut tentunya tidak bisa didiamkan begitu saja. Karena setiap wali tentunya memiliki sejarah dan juga pembelajarannya sendiri. Bagi kamu yang penasaran, ada beberapa penjelasan lebih mendetail tentang sejarah singkat dan urutan dari Wali Songo ini.

 1. Sunan Gresik

Wali yang pertama adalah Maulana Malik Ibrahim atau yang kemudian dikenal dengan nama Sunan Gresik. Tidak sembarangan karena beliau sendiri merupakan keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW. Meskipun terlahir di Asia Tengah, kemudian beliau mulai fokus untuk menyebar luaskan agama Islam di nusantara. Tidak heran apabila kemudian Sunan Gresik dikenal sebagai wali pertama yang menyebarkan agam Islam khususnya di Pulau Jawa.

Jasa terbesar dari Sunan Gresik adalah mengajari masyarakat cara berococok tanam yang benar dan juga kemudian membangun masjid pertama yang ada di Jawa. Tidak heran apabila kemudian namanya masih dikenang hingga sekarang ini.

2. Sunan Ampel

Dilanjutkan dengan Sunan Ampel yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi pemeluk agama Islam. Beliau memang bukan wali pertama yang menyebarkan agama Islam di nusantara tapi banyak yang beranggapan bahwa beliau tetaplah sesepuh dari semua wali.

Jasanya dalam menyebarkan agama Islam memang membuat beliau pantas mendapatkan gelar tersebut. Salah satu bukti paling nyata dari jasa beliau adalah berdirinya pesantren Ampel Delta yang berada di Surabaya. Perlu diketahui bahwa pesantren Ampel Delta itu sendiri adalah pusat penyebaran agama Islam yang tertua di Pulau Jawa. Semuanya terjadi karena jasa dari Sunan Ampel ini.

3. Sunan Bonang

Sunan Bonang sendiri adalah putra dari Sunan Ampel. Jadi masalah dan ilmu keagamaan yang dimiliki oleh beliau sudah tidak perlu diragukan lagi. Salah satu ciri khas yang dimiliki oleh beliau adalah menyebarkan dakwah agama Islam melalui kesenian. Nyatanya dengan cara tersebutlah yang kemudian membuat bnayak warga nusantara tertarik mengenal Agama Islam secara lebih jauh.

4. Sunan Drajat

Masih berasal dari keturunan Sunan Ampel, lahirlah Sunan Drajat yang kemudian melanjutkan estafet untuk menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Apabila Sunan Bonang memanfaatkan seni sebagai alat dakwah maka lain lagi dengan Sunan Drajat.

Soalnya Sunan Drajat ini ternyata memanfaatkan kegiatan sosial sebagai media dakwahnya. Caranya adalah dengan melakukan penyantunan terhadap anak yatim dan juga melakukan berbagai aktivitas dermawan lainnya. Secara tidak langsung, beliau mengenalkan Islam sebagai agama yang ramah dan juga suka menolong orang lain.

5. Sunan Kudus

Apabila para wali di atas menargetkan warga sebagai target utama dakwahnya maka Sunan Kudus terbilang cukup berbeda. Dikarenakan Sunan Kudus ini lebih memfokuskan ke pihak pemerintahan ataupun kerajaan dalam menyebarkan dakwah agama Islam ini. Hal tersebutlah yang kemudian membuat Sunan Kudus lantas masuk ke dalam Pemerintahan Kesultanan Demak.

6. Sunan Giri

Salah satu jasa paling besar yang pernah dilakukan oleh Sunan Giri adalah mendirikan pemerintahan Giri Kedaton yang Gresik. Perlu diketahui bahwa pemerintahan ini sendiri tergolong sebagai pemerintahan mandiri. Hal tersebutlah yang kemudian membuat Sunan Giri berhasil menyebarkan agama Islam ini hingga Lombok dan juga Bima. Sesuatu yang kemudian berefek pada makin meluasnya agama Islam di nusantara.

7. Sunan Kalijaga

Berikutnya adalah Sunan Kalijaga yang tentu namanya sudah tidak asing lagi di kalangan para muslim Indonesia. Ilmu Islam yang beliau miliki sendiri hasil dari belajar langsung pada Sunan Bonang. Sama seperti Sunan Bonang, maka Sunan Kalijaga juga menyebarkan dakwah Islam ini melalui kesenian. Dalam kesenian tersebut, agama Islam semakin dikenal luas oleh masyarakat di sekitar.

8. Sunan Muria

Untuk nama Sunan yang satu ini sendiri terinspirasi dari nama sebuah gunung yang bernama Gunung Muria. Bahkan di lokasi gunung tersebutlah yang kemudian dijadikan lokasi dari makam Sunan Maria hingga sekarang ini. Sama seperti kebanyakan wali lainnya ternyata Sunan Maria juga memanfaatkan kesenian sebagai media dakwah.

Hanya saja untuk Sunan Maria sendiri tidak terlalu suka tinggal di kota yang terlalu ramai. Hal tersebutlah yang kemudian membuat Sunan Muria lebih memilih tinggal di daerah pinggiran. Nyatanya hal tersebut juga dimanfaatkan oleh beliau untuk menyebarkan agama Islam secara jauh lebih luas lagi.

9. Sunan Gunung Jati

Terakhir adalah Sunan Gunung Jati yang merupakan penutup dari semua wali yang ada di tanah Jawa. Keunggulan dari Sunan Gunung Jati sudah diperlihatkan ketika di usianya yang baru 14 tahun sudah menekuni bidang ilmu agama. Tidak sembarangan, karena beliau mempelajari ilmu agama tersebut dari para ulama besar di Mesir. Hingga kemudian tidak heran apabila Sunan Gunung Jati berhasil masuk ke dalam pemerintahan. Hal tersebutlah yang kemudian dimanfaatkan untuk lebih leluasa menyebarkan agama Islam.

Makam Wali Songo

Mengingat berbagai jasa yang telah dilakukan oleh Wali Songo pastinya membuat banyak ornag yang ingin mengenang mereka semua. Namun karena beliau semua sudah wafat tentu satu-satunya cara untuk mengenang jasa beliau adalah mendatangi makam beliau. Perlu diketahui bahwa makam setiap wali tersebut terpisah-pisah dan lokasinya juga berbeda-beda. Jadi penting sekali lho buat kamu mengetahui lokasi amakam dari para wali secara benar seperti ini.

1. Lokasi Makam Sunan Ampel

Pertama adalah lokasi makam Sunan Ampel terlebih dulu. Bagi kamu yang belum tahu,. Lokasi dari makam Sunan Ampel ini sendiri berada di kawasan wisata Budaya Surabaya. Lebih tepatnya berada di samping Kya-Kya Pecinan Kembang Jepun atau berada di Kampong Arab Jawa Timur. Jadi tentunya akan lebih mudah bagi kamu untuk menemukannya.

2. Lokasi Makam Sunan Giri

Berikutnya adalah Sunan Giri yang juga murid langsung dari Sunan Ampel. Hanya saja untuk Sunan Giri sendiri dikenal bukan hanay sebagai seorang ulama tapi juga Raja yang memiliki gelar Prabu Satmojo. Tidak heran apabila kemudian banyak pihak yang sangat mengenali beliau. Untuk lokasi makamnya sendiri berada di Puncak Bukit Kebomas yang berada di Gresik.

3. Lokasi Makam Sunan Gresik

Seperti nama beliau maka Sunan Gresik ini juga dimakamkan di pusat kota Gresik. Lebih tepatnya berada di desa Gapuro Sukalilo, Gresik. Lokasi yang berada di pusat kota tentunya membuat lokasi makam ini tidaklah sulit untuk ditemukan. Tidak heran apabila kemudian banyak orang yang lantas berbondong-bondong mendatangi lokasi makam yang satu ini.

4. Lokasi Makam Sunan Bonang

Sunan Bonang dikenal karena kemahirannya dalam menyebarkan dakwah Islam menggunakan jalan seni. Salah satu karya yang paling populer adalah lagu Tombo Ati. Bahkan lagu tersebut masih terdengar dan dikenal hingga sekarang ini. Tidak heran apabila kemudain banyak orang yang mencari lokasi Makam Sunan Bonang ini. Untuk lokasi Makamnya sendiri berada di sebelah Masjid Agung Tuban.

5. Lokasi Makam Sunan Drajat Lamongan

Bisa dibilang, lokasi makam Sunan Drajat Lamongan yang paling terkenal dengan keasriannya. Bayangkan saja, makam ini berada di bukit yang asri dan juga dikelilingi pohon yang menyejukkan. Kombinasi yang kemudian membuat banyak orang lantas ingin melihatnya secara langsung. Bagi kamu yang ingin melihatnya secara langsung maka bisa mendatanginya di daerah wisata Lamongan yang berada di atas Bukit tinggi.

6. Lokasi Makam Sunan Kudus

Bagi kesultanan Demak maka kehadiran Sunan Kudus tidak akan pernah terlupakan jasanya. Hal tersebut tidak lepas karena selama masa hidupnya, beliau menjabat sebagai panglima perang, penasihat keadilan hingga hakim. Untuk makam dari beliau sendiri tidak terlalu jauh dari Masjid Kudus.

7. Lokasi Makam Sunan Muria

Bernama asli Raden Umar Said, ternyata membuat Sunan Maria dikenal dengan metode dakwahnya yang menyasar terhadap nelayan, pedagang hingga rakyat jelata lainnya. Hal tersebutlah yang kemudian membuat Sunan Muria menjadi lebih dekat dengan rakyat. Tidak heran apabila kemudian makamnya yang berada di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah selalu ramai dikunjungi oleh banyak orang.

8. Lokasi Makam Sunan Kalijaga

Untuk lokasi makam Sunan Kalijaga sendiri berada di lokasi pinggiran kota Demak. Lebih tepatnya  berada di kompleks pemakaman Keluarga Kerajaan Demak. Jadi tentunya tidak akan sulit ditemukan bahkan oleh wisatawan sekalipun.

9. Lokasi Makam Sunan Gunung Jati

Sedangkan lokasi makam yang terakhir adalah kepemilikan dari Sunan Gunung Jati. Sunan Gunung Jati ini sendiri memang sulit dilepaskan dari citra kota Cirebon. Hal tersebutlah yang kemudian membuat lokasi dari Makam Sunan Gunung Jati ini sendiri berada di kota Cirebon.

Pusaka Wali Songo

Wali Songo ini sendiri memang sulit dipisahkan dari berbagai peninggalan yang mereka miliki. Termasuk di dalamnya adalah peninggalan berupa pusaka yang seringkali dianggap memiliki kekuatan tersendiri. Dari beberapa pusaka yang diketahui, pusaka peninggalan Sunan Kalijaga adalah yang paling terkenal.

Apa saja sih pusaka peninggalan Sunan Kalijaga tersebut? Mulai dari Ontokusumo yang merupakan rompi yang dikatakan peninggalan langsung dari Nabi Muhammad SAW. Lalu Keris Kyai Carubuk yang konon dibuat dengan kemampuan kanuragan yang dimiliki oleh Empu Sumpa Mandagri. Dilanjutkan dengan tongkat Kalimasada yang seringkali membuat banyak sekali keajaiban di tangan Sunan Kalijaga.

Penyebaran Islam oleh Wali Songo

Banyak yang seringkali bertanya-tanya, kenapa Wali Songo fokus menyebarkan Islam di Jawa dan bukan di daerah lainnya? Ternyata Wali Songo melakukan ini sudah melalui perhitungan yang sangat mendetail dan matang. Alasan utamanya adalah karena Jawa dianggap sebagai pusatnya ekonomi, pusat pemerintah, pusat perdagangan hingga pusat pendidikan. Ditambah di daerah pinggiran Jawa itu sendiri seringkali dijadikan pusat pelabuhan dari berbagai kapal.

Menimbang hal tersebutlah yang kemudian membuat Wali Songo memilih daerah Jawa sebagai sentral penyebaran dakwah agama Islam. Nyatanya keputusan tersebut tergolong tepat karena kemudian penyebaran agama Islam ini menjadi sangat masif dan kemudian menjadi besar seperti sekarang ini. Strategi brilian inilah yang kemudian membuat para Wali Songo berhak mendapatkan penghormatan dan juga pujian yang setinggi-tingginya.

Dengan semua penjelasan di atas pastinya membuat kamu bisa mengenal sejarah Wali Songo yang menyebarkan Islam di Nusantara secara lebih lengkap. Jadi tidak ada alasannya lagi untuk tidak mengenal leluhur yang berjasa menyebarkan agama Islam hingga kemudian bertahan dan besar seperti di masa sekarang.

Recent Article : Berikut Adalah Langkah Mudah Untuk Bisnis Impor Cina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *